Selasa, 19 Mei 2015

hipnotis

Hipnotis adalah ilmu yang mempelajari tentang pengaruh sugesti terhadap pikiran manusia. Hipnotis diciptakan oleh seorang dokter ahli bedah yang bernama Frans Anton Mersmer pada tahun 1766 di Venna, Austria. Hipnotis dulu digunakan untuk kepentingan medis karena pada saat itu belum ada obat bius. Hipnotis merupakan gabungan dari 4 Ilmu pengetahuan yaitu:
1.      Psikolog (ilmu yang mempelajari tentang tingkah laku dan pikiran manusia secara ilmiah yang berhubungan dengan semua aspek kehidupan manusia)
2.      Neurologi (ilmu yang mempelajari tentang struktur syaraf otak manusia)
3.      Fisiologi ( ilmu yang mempelajari tentang fungsi, mekanisme, cara kerja dari organ, jaringan dan sel-sel tubuh)
4.      Linguistik (ilmu yang mempelajari tentang tata Bahasa)
Pertanyaan seputar Hipnotis
1.      Apakah Hipnotis itu ilmu supranatural? Bukan !!! Hipnotis murni ilmu pengetahuan dan setiap orang yang mempraktekkan ilmu hipnotis tidak menggunakan kekuatan supranatural.
2.      Apakah orang yang dihipnotis kehilangan kesadaran? Tidak !!! orang yang dihipnotis tetap sadar total justru tingkat konsentrasinya sangat tinggi hanya saja dalam kondisi rileks atau santai. Orang yang dihipnotis tetap bias mengendalikan diri sepenuhnya dan memiliki kemampuan untuk menolak sugesti yang bertentangan dengan keyakinannya, merugikan dan membahayakan.
3.      Apakah hipnotis aman dan tidak menimbulkan efek samping? Ya !!! Hipnotis sangat aman dan tidak menimbulkan efek samping apapun justru orang yang sering dihipnotis saraf-saraf otaknya semakin kuat sehingga bias meningkatkan daya ingat dan daya konsentrasi. WHO (world Health Organizatin), AMA (American Medical Asosiatin), BMA (British Medical Asosiation) sudah menjamin tentang sisi aman dari penggunaan Hipnotis untuk kepentingan terapi  bahkan WHO merekomendasikan setiap Negara diseluruh dunia menggunakan hipnotis sebagai alat terapi di dunia kedokteran dan psikologi.
4.      Apakah orang yng dihipnotis harus tidur? Tidak !!! Hipnotis tidak identik dengan tidur dan menutup matatetapi bias juga dilakukan dengan mata terbuka.
5.      Bagaimana jika dihipnotis dan tidak bias bangun? Dalam sejarah hipnotis selama 200 tahun lebih, belum pernah ada cerita bahwa orang dihipnotis tidak bias bangun. Tidurnya orang yang terhipnotis berbeda dengan tidur yang dilakukan setiap malam. Hal ini berkenaan dengan teori gelombang otak manusia (beta, alfa, tetha, delta), ketika sedang sadar penuh berada di level beta ketika berkonsentrasi berada di level alfa, ketika sedang tidur disertai mimpi berada di level tetha, ketika sedang tidur pulas tanpa mimpi berada di level delta. Hipnotis bekerja di level alfa dan tetha. Manusia setiap hari minimal 2x masuk ke area hipnotis yaitu saat mau tidur dan saat bangun tidur.
6.      Apakah hipnotis bias digunakan untuk kejahatan? Tidak bias  !!! syarat orang bisa dihipnotis harus lewat persetujuanan dari subjek, jika bersangkutan menolak, maka orang tersebut tidak bias dihipnotis.
7.      Bagaimana dengan berita kejahatan di tv yang menggunakn hipnotis? Banyak para korban dan wartawan yang tidak paham tentang mekanisme hipnotis. Kasus kejahatan yang sering terjadi adalah dengan menggunakan teknik komunikasi persuasive, obat bius (yang disuntikan ke makanan, minuman, permen atau asap rokok), gendam, atau penipuan.
8.      Apa saja manfaat hipnotis bagi kehidupan manusia? Hipnotis banyak sekali memiliki banyak manfa’at dan sekarang seiring berkembangnya zaman, hipnotis bisa diterapkan berbagai bidang, mulai dari medis, psikologi, pendidikan, investigasi, hiburan, bisnis, pemerintahan, keagamaan, sampai urusan rumah tangga.
9.      Banyak para tokoh agama mengatakan bahwa hipnotis adalah ilmu hitam, ilmu perdukunan, ilmu sihir, dll? Maaf, harus ditegaskan bahwa banyak para tokoh agama yang tidak paham tentang hipnotis, jadi kalau anda ingin mendapatkan informasi yang benar dan tepat tentang hipnotis, bertanyalah pada orang yang mempelajari, memahami dan mempraktekan ilmu hipnotis.
10.  Apakah setiap orang bisa di hipnotis? Ya, tetapi tidak semua orang bisa dengan mudah di hipnotis, semakin tinggi tingkat sugestifitasnya maka orang tersebut semakin mudah di hipnotis.
11.  Apakah hipnotis bisa dilakukan dengan memaksakan kehendak? Tidak bisa !!! sehebat apapun orang ahli hipnotis tidak bisa menghipnotis orang lain jika orang tersebut menolak untuk dihipnotis. jadi seorang ahli hipnotis tidak bisa seenaknya menghipnotis orang lain tanpa meminta ijin terlebih dahulu.
12.  Bagimana cara menghindari kejahatan yang mengatasnamakan hipnotis? Mudah sekali, pikiran selalu fokus, jangan melamun, waspadai orang asing yang tiba-tiba berbicara akrab dengan anda, tolak semua pemberian dari orang yang tidak dikenal, jika tiba-tiba pundak anda di tepuk oleh orang yang tidak di kenal (abaikan semua perkataannya dan langsung tinggal pergi), lakukan aktivitas yang berat untuk otak kiri anda sehingga frekuensi gelombang otk anda selalu tinggi berada di level beta ( berdoa apa saja sesui dengan agama anda, bernyanyi lagu apa saja secara berulang- ulang, berhitung 1-100 secara berulang-ulang, silahkan pilih salah satu aktivitas tersebut), bagi yang latah jangan bepergian sendirian selalu bawa teman karena orang latah sangat mudah dipengaruhi dengan cara komunikasi persuasif.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar